Tanahnya kau pijak
Kau minum air yang mengalir darinya
Udaranya kau hirup tak habis-habis
Tanahnya menumbuhkan apapun yang kau minta
Kau siram batang pilihan
Kau gerus tulang orang-orang
Kau hebat
Semua menjadi bisa
Semua menjadi biasa
Sebagian orang anggapmu pahlawan
Ada yang anggap pemenang
Tak ada yang anggap pecundang, hanya sebagian
Kau terpelajar
Matamu di persembahkan bagi ilmu pengetahuan
Bagi politik yang membawa kejayaan
Hingga matamu sakit
Tak bisa bedakan uang dengan perjuangan
Negeriku lebih hebat
Menumbuhkan orang-orang dengan hati lapang
Tak akan menuntut jika ditendang
Sekadar untuk bisa makan
Ini Negeriku
Negeri milik kita sendiri
Aku mencintai
Tak
Seperti kau mencintai
@HariniMerdeka
Yogyakarta
Kau minum air yang mengalir darinya
Udaranya kau hirup tak habis-habis
Tanahnya menumbuhkan apapun yang kau minta
Kau siram batang pilihan
Kau gerus tulang orang-orang
Kau hebat
Semua menjadi bisa
Semua menjadi biasa
Sebagian orang anggapmu pahlawan
Ada yang anggap pemenang
Tak ada yang anggap pecundang, hanya sebagian
Kau terpelajar
Matamu di persembahkan bagi ilmu pengetahuan
Bagi politik yang membawa kejayaan
Hingga matamu sakit
Tak bisa bedakan uang dengan perjuangan
Negeriku lebih hebat
Menumbuhkan orang-orang dengan hati lapang
Tak akan menuntut jika ditendang
Sekadar untuk bisa makan
Ini Negeriku
Negeri milik kita sendiri
Aku mencintai
Tak
Seperti kau mencintai
@HariniMerdeka
Yogyakarta