Jumat, 21 Desember 2012

FOR MY BELOVED PAPA


BAGAIMANA RASANYA RANTAU?

Bagaimana rasanya rantau?
Saat langit yang menaungi menjadi saksi perpisahan dari tempat kau lahir
Lalu menjejak pada sudut bumi yang lain
Pada tiap episode masing-masing.
Bagaimana rasanya rantau?
Saat rasamu adalah desiran ramai yang memanggil-manggil
Waktu rintik hujan turun satu-satu
Dan mengingatkan pada warna tanah yang kini telah jauh
Itu dulu, waktu masih disana
Sebab kini, ternyata telah jauh kau berada
Bagaimana rasanya rantau?
Saat lidahmu kelu mengucap rindu
Mengakhirkannya pada kebaikan gelombang pengantar pesan
Yang menuntaskan tanya Bunda tentang kabarmu disana,
Terlampir pula perasaan Bapak ; betapa ia ingin bertemu
Para sahabat menyembunyikan keinginan jumpa
Lalu mencukupkan dengan mengirim sebait do’a
Bagaimana rasanya rantau?
Saat satu demi satu langkahmu selesai
Saat tiba waktunya kembali
Desir angin tercium wangi..
Palembang, aku rindu.

Kamis, 20 Desember 2012

PELANTIKAN

Aku jadi MC protokoler lho, setelah begitu lama meninggalkan 'profesi' ini :)

nge-MC lagi, lagi, lagi kayak dulu lagi, kemana-mana lagi. aamiin :)





MENUJU HARI JADI : INILAH SEMANGAT PENGABDIAN AKTIVIS KEMAHASISWAAN

(Ditulis oleh, Harini Merdekawati, Mahasiswa JKL ’11)
    Menuju Dies Natalis kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Genderang perayaan hari jadi kampus sepertinya mulai jelas terdengar. Ada banyak rangkaian kegiatan yang terlihat akan sukses mewarnai dies natalis Poltekkes Kemenkes Yogyakarta kali ini. Salah satunya adalah Poltekkes Fair (Poltekkes Fair adalah EVENT AKBAR “Special Exibition” ke-6 jurusan yang didukung oleh program kreatif dan inovatif dari masing-masing jurusan sebagai wadah  eksplorasi potensi yang terintegrasi menjadi satu kesatuan. –FB-)  yang akan dilaksanakan oleh teman-teman BEM dan teman-teman HMJ (Analis kesehatan, Kebidanan, Keperawatan, Keperawatan gigi, Gizi, dan Kesehatan Lingkungan)
     Ada hal menarik yang saya cermati dari proses menuju Poltekkes Fair ini, Semangat Pengabdian para aktivis kemahasiswaan. Sekarang mungkin kita tidak terlalu aneh lagi jika ada pengurus BEM maupun HMJ yang masuk kekelas-kelas pada jam jeda kuliah untuk sekadar menawarkan barang dagangan. Mulai dari makanan ringan hingga merchandise Dies natalis kampus. Bahkan ada satu kegiatan mereka yaitu ngamen dimalam hari demi terkumpulnya dana untuk kesuksesan Poltekkes Fair.Menggelitik untuk dipertanyakan. Seberapa banyak keuntungan materi dan moral yang mereka dapatkan dari hal-hal kecil ini? “Yang jelas kami lebih menghargai kontribusi bukan posisi. Dan lebih banyak bergerak nyata daripada berkata. Seberapa banyak materi dan pencintraan tak begitu penting bagi kami. Dan perlu diluruskan, selama aksi dijalanan  kami tidak memproklamirkan ‘Ngamen’, lebih tepatnya sosialisasi event”, Begitu ucap M. Anugerah Ramadhan, Wakil Presiden BEM 2012.
Bagi saya semangat juang teman-teman yang ada di BEM maupun HMJ tidak lepas dari keberhasilan kepengurusan tahun sebelumnya. Saya ambil contoh, untuk BEM misalnya, dedikasi tinggi sebagian besar pengurus BEM 2012  adalah keberhasilan kaderisasi oleh Pengurus BEM Direktorat periode sebelumnya yang kala itu diketuai oleh Sri Herdiana (Gizi ’09).
    Kembali pada masalah dedikasi, meski tidak semua tapi hampir sebagian besar aktivis kemahasiswaan yang terlibat dalam persiapan event ini adalah orang-orang yang mempunyai loyalitas tegas terhadap pilihan mereka sendiri. Mengisi hari dengan kontribusi sekecil apapun. Sekali lagi, bagi saya ini adalah kerja lintas generasi, keberhasilan kaderisasi, dan ketepatan menentukan siapa-siapa saja yang berhak meneruskan estafet kepemimpinan. Kerja tanpa pamrih demi idealisme yang terjaga sejak awal ; melayani mahasiswa dan masyarakat.
     Sebagai mahasiswa non organisasi, kita tak perlu minder untuk turut serta, bergabung dengan mereka, karena Melayani mahasiswa dan masyarakat bukan hanya monopoli tugas aktivis kemahasiswaan saja. Tapi, bagaimana caranya? Mudah saja, turut menyukseskan acara ini misalnya dengan ikut serta men-share event Poltekkes Fair, membeli dagangan yang keuntungannya diperuntukkan bagi pelayan kesehatan, dan turut hadir meramaikan event ini. Terakhir, seperti yang sering diucapkan oleh Eko Agus Purnomo, Presiden BEM 2012, “Hidup itu adalah memberi kemanfaatan pada umat, sekecil apapun dari yang bisa kita usahakan saat ini”. Hidup Mahasiswa Indonesia!

KULIAH AYO KULIAH

Mahasiswa JKL ya?

Ayo di check, ayo di check!

Tugas Mata Kuliah Aplikom- Internet
From : pbm-alhiko.blogspot.com Monggo di share :)

LATTE ART



Latte adalah susu dalam bahasa Italia. Di negara-negara berbahasa Inggris biasanya latte mengacu pada beberapa tipe hidangan kopi yang dibuat dengan menambahkan susu panas. Dalam bahasa Italia hidangan ini dikenal sebagai "caffè e latte" (biasa disebut "caffelatte"), secara harfiah berarti "kopi dan susu", biasa juga dianalogikan dengan kopi Perancis "café au lait" dan latte macchiato yang sangat mirip (tetapi tidak sama!).

Menurut istilah yang digunakan di USA sejak kira-kira tahun 1985, latte disajikan secara proposional sepertiga espresso dan dua pertiga susu steam. Jadi, dengan demikian kopi latte mengandung lebih banyak susu dibanding kopi cappuccino, selain itu latte juga lebih lembut dan susu lebih terasa. Latte juga harus disiapkan dengan cara menuangkan kopi dan susu secara bersamaan, dari sisi manapun wadah minuman.

Evolusi dari istilah ini merupakan hal yang relatif baru dan mungkin berasal dari menyebarnya “kegilaan” akan kopi pada tahun 1980 yang meluas ke seantero USA (dan juga diluar USA) melalui pertumbuhan jaringan Starbucks yang berasal dari Seattle. Beberapa cafe menciptakan desain-desain unik bentuk buih susu latte.
Tapi ingatlah selalu, jika memesan secangkir "latte" di sebuah café Italia hal itu akan membuat seorang barista menghidangkan segelas susu kepada anda.

Di sisi lain dunia (sebagai contoh, Australia) latte biasanya dihidangkan dalam gelas, yang disajikan di atas alas piring kecil disertai sebuah serbet yang dapat digunakan untuk memegang gelas itu (yang sering kali panas). Sebagian barista akan memanaskan susu pada suhu  65-70 C, diatas temperatur tersebut, susu akan berubah rasanya. Hidangan-hidangan ini pada umumnya dibuat dengan menggunakan 30 ml espresso shot dan dengan topping buih maupun susu.

Di Selandia Baru latte bahkan biasa dihidangkan dalam sebuah mangkuk di banyak kedai kopi.

Susu dalam latte dihidangkan "berbuih", dan kadang-kadang bentuknya dihias. Latte dapat dilayani secara wet atau dry. Wet berarti tidak berbuih sedangkan dry berarti lebih banyak buih.

ww.rumahkopi.com

JENIS KOPI BERDASARKAN ASAL



Orang sering memperdebatkan kopi mana yang terbaik dari berbagai jenis dan macam kopi di seluruh dunia. Tetapi pada dasarnya kita akan sulit untuk menentukan kopi mana yang paling baik diantara beragam jenis kopi tersebut, karena akan kembali pada subjektifitas penikmat.

Konon, kopi pertama kali ditemukan berasal dari Kaffa, Ethiopia, Afrika. Ada baiknya kita mengenal berbagai jenis dan macam kopi dari segala penjuru dunia selain dari kopi negeri sendiri yang sudah terbukti kelezatannya.

Kopi Sumatra - Jawa
Kopi dari wilayah Indonesia bagian barat ini harganya semakin mahal setelah tsunami. Ada racikan campuran dengan coklat sehingga rasanya terasa lebih manis tapi sebenarnya lebih enak yang benar-benar kopi asli.

Kopi Sumatra boleh disebut sebagai kopinya abad 18 karena saat itu perdagangan kopi dunia (Eropa) banyak diambil dari pulau Andalas dan mematahkan monopoli Yemenis. Siapa pembawanya? Tentu saja VOC alias para pedagang Belanda. Prosesnya dengan cara basah, untuk memisahkan buah dari bijinya sebelum dikeringkan.

Kalau ada yang pernah mengunjungi Danau Toba, di situ merupakan pusatnya kopi Lintong dan Mandheling. Proses pembuatan kopi mirip dengan yang ada di pulau Jawa, yakni menggunakan mesin rakitan untuk menguliti buah kopi. Lalu proses selanjutnya adalah membungkus kopi satu malam dalam plastik.

Tapi di abad ke-18, wong Londo sepertinya belum punya pengemas plastik, so ga tau sih mereka mengemasnya menggunakan bahan apa? Kadang para petani kopi mengeringkan kopi dengan cara dijemur di tanah liat, sehingga rasanya “membumi” banget.

Tapi sekarang kebanyakan kopi Jawa dan Sumatra sudah dicampur dengan jagung untuk menghemat biaya produksi. Akan tetapi ada juga yang tetap menggunakan bahan baku murni meski harga jual menjadi mahal. Kopi-kopi Jawa dan Sumatra inilah yang masih banyak beredar di rumah-rumah kopi di Eropa dan Amerika. Saking terkenalnya kopi Jawa (Java), namanya juga digunakan oleh salah satu perusahaan IT sebagai logo produknya.

Kopi Yemen
Salah satu kopi yang terbaik di abad ke-17 adalah kopi asal Yemen Mocha. Kopi ini menurut kabar digunakan di rumah-rumah kopi di Konstantinopel dan Mesir. Kopi ini dikerjakan dengan cara tradisional oleh petani-petani Yemeni, biasanya setelah biji kopi dipetik lalu dijemur di atas rumah batu. Lalu yang sudah kering dipisahkan dan ditumbuk hingga halus.

Kopi Yemen bisa disebut kopi tertua dan uniknya kopi yang dikeringkan saat bulan purnama harganya lebih mahal dibanding saat tidak ada bulan. Kenapa? buah kopi terasa lebih kering dan manis.

Kopi Brazil
Kopi ala Samba. Ya, Brazil juga merupakan salah satu produsen biji kopi terbaik di dunia. Bourbon Santos, kopi Brazil yang beramoma nikmat dan berwarna hitam pekat. Kopi Brazil mulai terkenal di abad ke-19 dan dipasok ke Amerika Serikat.

Iklim Brazil Selatan yang juga termasuk daerah tropis, hampir sama seperti Indonesia, membuat tanaman kopi tumbuh dengan subur. Petani Brazil memiliki cara pengolahan yang hampir sama dengan petani di negeri kita, dengan cara menjemur buah kopi yang dipetik agar kering. Setelah itu dipisahkan dari bijinya.

Jenis kopi yang terkenal adalah Brazil Santos 2, Good Santos, dan Brazil Santos. Biasanya biji-biji kopi tersebut dibeli langsung dari satu kebun milik petani, lantas para eksportir atau importir mengolahnya di pabrik.

Costa Rica La Minita Tarrazu
Kopi asal Costa Rica, Amerika Latin, dari pertanian La Minita menjadi kopi paling hit pada abad ke-20. La Minita menjadi kopi yang secara konsisten menjaga mutu dan citra rasa. Bahkan di tahun 1980-an, derajat La Minita Tarrazu naik setara dengan anggur berkat pemasaran yang tepat. Kopi ini pun diolah dengan cara basah, persis seperti metode yang dilakukan orang-orang Belanda di Jawa pada awal abad 18.

Namun kopi terbaik di abad ke-20 adalah Kenya AA. Negara jajahan Inggris ini baru mengenal kopi pada tahun 1900. Namun perekonomian global yang mengalami penurunan berimbas juga ke negara Afrika tersebut. Akibatnya industri kopi Kenya yang tadinya besar malah semakin menurun.

www.rumah kopi.com

KEPADA CINTA

Menjadi ranting pohon bernama cinta.
Bersama musim bunga yg mengharumkan kehidupan : seperti ibadah yg mendekati kesegaran.
Sedekat cahaya yg mendamaikan.
Menjadi cinta dari mata yg suci, kiblat pengisi langit dan bumi.
Doa-doa menghangatkan malam tombak takwa mengakar kuat tak limbung di benci takut.
Tabah tanah yakini menyatukan yg telah satu.

Rabu, 19 Desember 2012

PENGAMBILAN SAMPLE LIMBAH CAIR

Didedikasikan untuk siapa saja yang tengah bersiap praktik maupun uji kompetensi. Ini bagus, ayo check! :)


THRILLER FILM HABIBIE & AINUN


Usia perkawinanmu adalah emas. Benar benar murni seperti emas. Kau punya pasangan terbaik yang membersamaimu pada tiap sulitmu, senangmu, dan dalam tiap langkahmu ada Ainun Habibie, Ibu terbaik. Kau tak perlu bicara tentang kesetiaan ataupun loyalitas. Kau tunjukkan padaku, arti kesetiaan.




Habibie, bagiku : kau selalu semanis ini. Dalam politik dan cintamu. Ich liebe dich.

SEDIMENTASI ATAU PENGOLAHAN PADA LIMBAH CAIR


Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 09-06-2009
Sedimentasi adalah proses pemisahan padatan yang terkandung dalam limbah cair oleh gaya gravitasi, pada umumnya proses Sedimentasi dilakukan setelah proses Koagulasi dan Flokulasi dimana tujuannya adalah untuk memperbesar partikel padatan sehingga menjadi lebih berat dan dapat tenggelam dalam waktu lebih singkat.
Sedimentasi bisa dilakukan pada awal maupun pada akhir dari unit sistim pengolahan. Jika kekeruhan dari influent tinggi,sebaiknya dilakukan proses sedimentasi awal (primary sedimentation) didahului dengan koagulasi dan flokulasi, dengan demikian akan mengurangi beban pada treatment berikutnya. Sedangkan secondary sedimentation yang terletak pada akhir treatment gunanya untuk memisahkan dan mengumpulkan lumpur dari proses sebelumnya (activated sludge, OD, dlsb) dimana lumpur yang terkumpul tersebut dipompakan keunit pengolahan lumpur tersendiri.
gb743
Sedimen dari limbah cair mengandung bahan bahan organik yang akan mengalami proses dekomposisi, pada proses tersebut akan timbul formasi gas seperti carbon dioxida, methane, dlsb. Gas tersebut terperangkap dalam partikel lumpur dimana sevvaktu gas naik keatas akan mengangkat pule partikel lumpur tersebut, proses ini selain menimbulkan efek turbulensi juga akan merusak sedimen yang telah terbentuk. Pada Septic-tank, Imhoff-tank dan Baffle-reactor, konstruksinya didesain sedemikian rupa guna menghindari efek dari timbulnya gas supaya tidak mengaduk/merusak partikel padatan yang sudah mapan (settle) didasar tangki, sedangkan pada UASB (Uplift Anaerobic Sludge Blanket)justru menggunakan efek dari proses tersebut untuk mengaduk aduk partikel lumpur supaya terjadi kondisi seimbang antara gaya berat dan gaya angkat pada partikel lumpur, sehingga partikel lumpur tersebut melayang-layang/mubal mubal.
Setelah proses dekomposisi dan pelepasan gas, kondisi lumpur tersebut disebut sudah stabil dan akan menetap secara permanen pada dasar tangki, sehingga sering juga proses sedimentasi dalam waktu yang cukup lama disebut dengan proses Stabilisasi. Akumulasi lumpur (Volume) dalam periode waktu tertentu(desludging-interval) merupakan parameter penting dalam perencanaan pengolahan limbah dengan proses sedimentasi dan stabilisasi lumpur.

Get from : http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-industri/limbah-industri/sedimentasi-pengendapan-pada-pengolahan-limbah-cair/

PEMBUATAN KOMPOS SKALA RUMAH TANGGA

kompos tidak hanya bisa diproduksi dalam skala besar lho. Dalam skla terdekat ; Rumah tangga, kompospun dapat dibuat. Sederhana dan turut serta dalam menjaga kesehatan lingkungan. Dari pada nyampah, yuk ngompos :)

KEMAMPUAN ADAPTASI NYAMUK AEDES AEGEPTY (TUGAS APKOM)

LAPORAN MATA KULIAH PAPLC-A

Selasa, 18 Desember 2012

MAHFUD : POLITIK PRAKTIS CUMA BERPIKIR MENANG

Ketua Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia (UII) Mahfud MD mengatakan, alur pembicaraan politik sekarang ini lebih didominasi hal-hal praktis. Politik praktis tingkat bawah.

"Bagaimana caranya kita menang, kalahkan siapa, dan siapa yang harus menjadi apa. Itu politik praktis tingkat bawah," kata Mahfud dalam Pidato Pembukaan acara Seminar Nasional 'Merindukan Negarawan' di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 24 Mei 2012.

Persoalannya, dalam praktiknya politik praktis hanya dimainkan di tingkat rendah dan hanya untuk mencari kemenangan semata. Tanpa prioritas dan tanpa arah, seperti tujuan selanjutnya apa setelah memenangkan politik.

"Misal, bagaimana mengatasi korupsi yang sekarang ini semakin menggila. Semua berputar di tempat. Hukum restorative yang seharusnya menjadi akar budaya, yaitu penyelesaian secara damai di masyarakat, sehingga korban kejahatan tidak dihilangkan hak asasinya," kata Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Menurut Mahfud, saat ini konstitusi malah digunakan untuk permainan politik. Padahal, dalam konstitusi diatur untuk memperjuangkan politik tingkat tinggi. "Yaitu pelaksanaan ideologi negara, Pancasila," ucapnya.

Kata Mahfud, saat ini yang hidup adalah hukum di bawah oligarkis. Korupsi tidak hanya mencari uang dan kekayaan negara, tapi juga merambah ke proses pembuatan hukum. "Sejauh hukum ditukar sedemikian rupa, sehingga korupsi bisa leluasa masuk melalui lubang-lubang yang dibuat dalam peraturan hukum," kata Mahfud.

Mahfud lantas membandingkan dengan era Presiden I RI, Soekarno. Menurutnya tujuan kemenangan politik adalah rakyat dan mensejahterakan rakyat. "Itulah negarawan," katanya.

Menurut Mahfud, definisi negarawan dalam arti politik adalah mereka yang meletakkan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai, individu, dan kelompok. Keselamatan bangsa dan negara, keutuhan dan kemakmuran rakyat selalu menjadi fokus dan keutamaan.

Ia mencontohkan Soekarno yang awalnya dianggap sebagai pemimpin otoriter, "tapi dalam pemerintahan beliau, tidak ada KKN dan sangat perhatikan rakyat," kata Mahfud.

"Hatta misalnya, ketika berbeda pendapat, tidak ada perang politik melawan Soekarno. Itu yang harus menjadi contoh," kata dia.

Mahfud berpendapat, sistim dan rekrutmen politik di Indonesia tidak mungkin bisa melahirkan negarawan di berbagai lini, meski mereka memiliki otak-otak negarawan. "Itu yang perlu dipikirkan bangsa ini," ucap Mahfud

STADIUM GENERAL : SEKOLAH KARAKTER PEMUDA


Pagi itu, minggu (20/05) bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Pemuda dan Olahraga Yogyakarta, Forum Kader Pengembang Moral dan Etika Pemuda Indonesia atau yang lebih dikenal dengan FKAPMEPI mengadakan pembukaan Sekolah Karakter Pemuda yang diikuti oleh 200 peserta dari berbagai Universitas yang ada di Yogyakarta. Kegiatan dibangun dalam nuansa yang intelektual. Kehadiran para pembicara yang interaktif, menarik, dan provokatif menyempurnakan pembukaan Sekolah Karakter Pemuda ini.
Diantara para pembicara adalah Drs. H. Imam Gunawan atau yang lebih dikenal sebagai Asisten Deputi Kepemudaan Kemenpora RI, kemudian Dian Rahmawati dari KPK RI dan Eko Prasetyo S.H Direktur Pusham UII atau penulis yang tenar karena buku yang berjudul “Orang Miskin Dilarang Sekolah”. Para pembicara yang diundang memang merefleksikan karakter yang luar biasa, mereka memiliki independensi karakter ketika berbicara dalam mengemukakan apa yang terjadi pada Indonesia saat ini.
Diungkapkan oleh Dian Rahmawati atau yang akrab dipanggil oleh Dira, bahwa korupsi tetap menjadi persoalan krusial dinegeri ini, korupsi kecil-kecilan mulai dari mark-up proposal kegiatan kampus hingga yang selevel para ‘maling’ di Senayan, Oleh sebab itu disampaikan juga-lah oleh Pak Imam Gunawan bahwasanya pemberantasan korupsi tidak dapat selesai hanya dengan diskusi dan rapat-rapat koordinasi tapi dengan aksi, aksi yang bagaimana? Yaitu mempersiapkan pemuda berintegritas melalui kegiatan seperti Sekolah Karakter Pemuda. Lebih lanjut disampaikan oleh mas Eko Haryanto, bahwasanya pemuda itu haruslah mampu bersikap progresif terhadap isu yang berkembang dimasyarakat, mempunyai independensi dan idealisme yang kuat serta mampu memprovokasi untuk berubah kepada yang lebih baik apapun basic kita dimasyarakat.
Program Sekolah Karakter Pemuda ini akan berlangsung selama kurang lebih delapan kali pertemuan dalam interval waktu dua bulan yang akan dilaksanakan pada hari minggu pada setiap pekannya. Diikuti oleh tiga mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, yaitu Sdr Eko Agus Purnomo (Presiden BEM),Sdri Nellis Eka Risnita (Bendahara Eksternal BEM) dan Sdri Harini Merdekawati (Wakil Ketua BLM). Adapun pengisi materi yang dijadwalkan akan mengisi Sekolah Karakter Pemuda adalah Dahlan Iskan (Menteri BUMN), Mahfud MD (Ketua MK), Ketua KPK, Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina, Founder Indonesia Mengajar) Dan banyak lagi pembicara nasional yang berkualitas.
Character building merupakan jalan menuju perbaikan Indonesia dimasa datang. Integritas cerdas yang dimiliki para pemuda adalah awal dari bangsa yang bermartabat dan berwibawa dimata dunia.
Hidup Pemuda Indonesia!
Mari bergerak, berjuang, dan berkontribusi!

Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana (Gus Mus)

Kau ini bagaimana?
kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir
aku harus bagaimana?

kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
kau ini bagaimana?

kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aq plin plan
aku harus bagaimana?

aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimbung kakiku
kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
kau ini bagaimana?

kau suruh aku takwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
aku harus bagaimana?

aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
aku kau suruh berdisiplin, kau mencontohkan yang lain
kau ini bagaimana?

kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara tiap saat
kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
aku harus bagaimana?

aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
kau ini bagaimana?

kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
aku harus bagaimana?

aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap wallahu a'lam bissawab
kau ini bagaimana?

kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
aku harus bagaimana?

aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah kupilih kau bertindak sendiri semaumu
kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
kau ini bagaimana?

kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
aku harus bagaimana?

kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
kau ini bagaimana?

aku bilang terserah kau, kau tidak mau
aku bilang terserah kita, kau tak suka
aku bilang terserah aku, kau memakiku

kau ini bagaimana?
atau aku harus bagaimana?


Tak Pernah Kau Kucintai Sedalam Ini (B. J. Habibie)

"Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi..

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
Calon bidadari surgaku ..."

Sajak Cinta (Gus Mus)


cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya
cinta romeo kepada juliet si majnun qais kepada laila
belum apa-apa
temu pisah kita lebih bermakna
dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha
rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam
dan Hawa

aku adalah ombak samuderamu
yang lari datang bagimu
hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu
aku adalah wangi bungamu
luka berdarah-darah durimu
semilir bagai badai anginmu

aku adalah kicau burungmu
kabut puncak gunungmu
tuah tenungmu
aku adalah titik-titik hurufmu
kata-kata maknamu
 
aku adalah sinar silau panasmu
dan bayang-bayang hangat mentarimu
bumi pasrah langitmu
 
aku adalah jasad ruhmu
fayakun kunmu
 
aku adalah a-k-u
k-a-u
mu
 
Rembang, 30-9-1995
 

Senin, 17 Desember 2012

Pelatihan Legislatif Nasional

          5-6 Mei 2012 yang lalu Poltekkes Kemenkes Bandung mengadakan Pelatihan Legislatif Nasional yang berlangsung di Auditorium Direktorat Poltekkes Bandung, Jl. Padjajaran yang diikuti oleh Tiga orang aktivis kemahasiswaa Poltekkes Yogyakarta yaitu Rindy Astike Dewanti (Ketua Umum BLM), Harini Merdekawati (Waka Umum BLM), dan Nellis Eka Risnita (Bendahara Eksternal BEM).

Acara yang berlangsung selama Dua hari ini mengangkat tema “Sistematika Legislatif Dalam Optimalisasi dan Eksistensi Lembaga Legislatif Sebagai Kekuatan Utama Politik Mahasiswa”. Seminar dibagi menjadi 4 sesi dengan materi yang berbeda, yaitu ; Materi 1 (Sistematika dan Tehnik Pengawasan), Materi 2 (Tugas dan Wewenang Lembaga Legislatif), Materi 3 (Legal drafting), Dan Materi 4 (Management siding)
Pada malam Sabtu (2/5) diadakan acara sarasehan di Wisma TNI Bandung dengan rekan-rekan dari berbagai macam Perguruan Tinggi. Kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi sidang membahas ADART FL2MI (Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia) yang diwakili Harini Merdekawati menjadi Dewan Presidum / Ketua Sidang Rekomendasi Poltekkes Yogyakarta. Dan akhirnya kegiatan pelatihan ini ditutup dengan penampilan UKM teater LISEMA Poltekkes Kemenkes Bandung tentang perebutan kekuasan.
Adapun pesan untuk aktifis kampus yang disampaikan oleh Haru Suandharu sebagai Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung diantaranya adalah sebagai berikut ;
  1. Bangun kapasitas sebagai negarawan yang memiliki idealisme dan konsep yang jelas untuk membentuk Indonesia lebih baik,
  2. Membingkai kinerja dengan perilaku dan moral yang baik,
  3. Menyemangati diri dan rekan-rekan untuk beraktifitas dalam situasi dan kondisi bagaimanapun,
  4. Merekrut aktifis yang potensial, cerdas, berprestasi, kreatif, dan idealis,
  5. Serta melakukan interaksi dan hubungan baik dengan semua golongan dalam batas etika umum yang berlaku dan prinsip persaudaraam serta kemanusiaan yang luas.
Viva Legislativa!!
Hidup Mahasiswa Indonesia!!
Sidang simulasi diwarnai hujan interupsi

Perwakilan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dari kiri ke kaan (Nellis, Harini, Dan Rindy)